Kamis, 16 Februari 2012

Alat Pemotong sapi

Memperkenalkan......

Alat pemotong sapi  mutahir !!!!











Selama ini bangsa kita tidak memperdulikan “animal welfare” , sebuah aturan yang telah diakui dunia internasional dalam memperlakukan ternak potong. Sehingga para pejagal , dan rumah potong hewan (RPH) melakukan penjagalan binatang ternak dengan cara yang sadis dan diluar “perikebinatangan”. Akibatnya kita menuai protes keras dari para peternak sapi Australia yang ternaknya diexpor ke Indonesia untuk digemukkan dan dipotong. Sebuah video clip tentang cara orang Indonesia menjagal sapi dengan sadis, beredar di dunia maya di kalangan pemirsa di Australia , akibatnya kita mengalami “hukuman” : penghentian expor sapi hidup ke Indonesia sampai pemerintah Indonesia “membereskan” rumah potong hewan (rph) nya . Berikut ini sekelumit berita yang nyata dan mengancam kelangsungan suplai daging sapi :

12 RPH Dilarang Potong Sapi Australia
MedanBisnis-Jakarta. Sebanyak 12 rumah potong hewan (RPH) sudah ditetapkan tak boleh memotong sapi asal Australia karena teridentifikasi tak menerapkan kaidah animal welfare (kesejahteraan hewan). Namun hingga kini belum dipastikan sampai kapan 12 RPH tersebut distop mendapat suplai pemotongan sapi asal Australia.
"Prinsipnya Australia tidak menstop ekspor ke Indonesia, kecuali pada 12 RPH yang diidentifikasi tidak mengikuti animal welfare, untu itu dirjen peternakan, Apfindo, MLA (Meat & Livestock Australia) dan MUI bekerjasama untuk melakukan pembinaan terhadap RPH tersebut," kata Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian Prabowo Respatiyo Caturroso, Minggu (5/6).

Sebelumnya pihak otoritas Australia mengancam akan menghentikan suplai sapinya ke Indonesia karena mendapat dokumen dan video yang menggambarkan tiga rumah potong hewan (RPH) melakukan pemotongan secara keji dan brutal.

Ketiga RPH itu adalah RPH Mabar di Medan, RPH Bayur Tangerang dan RPH Herman Lampung, tapi kemudian tambah sembilan RPH lagi. Kementerian Pertanian sempat mengancam akan menjatuhkan sanksi pula kepada semua RPH itu.

Prabowo mengatakan pemerintah Indonesia sepakat dengan Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo) untuk melakukan pengawasan langsung kepada seluruh RPH terkait kaidah pemotongan sapi sesuai kesejahteraan hewan."Kami akan mendorong perlakuan stunning (hewan dipingsankan sebelum dipotong) ke depan dan untuk itu bekerjasama dengan MLA memasang alat stunning secepatnya di beberapa RPH, saat ini baru ada 12 RPH," katanya.

12 RPH Dilarang Potong Sapi Australia
1.    RPH Mabar, Medan
2.    RPH Bayur, Tangerang
3.    RPH Herman, Lampung
4.    RPH Gondrong, Tangerang
5.    RPH Zidin, Karo, Sumatera Utara
6.    RPH Tani Asli, Deliserdang
7.    RPH Binjai, Sumatera Utara
8.    RPH Mataram, NTB
9.    RPH Taliwang, Sumbawa
10.    RPH Bubulak, Bogor
11.    RPH Depok
12.    RPH Zbeef, Lampung


Dihubungi terpisah Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo) Joni Liano mengakui selain RPH Mabar di Medan, RPH Bayur Tangerang dan RPH Herman Lampung, ada 9 RPH lainnya yang distop pengiriman sapi Australia (lihat tabel). "Kami belum tahu apakah ini akan bertambah atau berkurang," katanya.

Dia  menegaskan anggotanya sudah sepakat untuk tidak melakukan pemotongan sapi kepada semua RPH pertama yang disebut-sebut melanggar kesejahteraan hewan tersebut.

Pedagang Cemas
Pedagang sapi khawatir  aktivitas mereka terganggu akibat ancaman Australia yang akan menghentikan pasokan sapinya ke Indonesia, apalagi kalau memotongnya di RPH.

Koordinator Asosiasi Pedagang Sapi dan Kerbau Kota Binjai, Kusmiardi mengatakan, beberapa hari ini 15 pedagang sapi yang tergabung dalam asosiasi tidak bisa memperoleh sapi dari importir. "Australia sudah mengancam perusahaan importir tidak akan memasok sapi kepada kami kalau memotongnya di RPH Binjai dengan alasan RPH belum memenuhi standar pemotongan," jelasnya.

Dikatakannya, pihak importir mau memberikan sapi impor yang berasal dari Austalia tersebut jika pedagang melakukan pemotongan hewan di luar RPH milik pemerintah. Perusahaan importir yang tidak memberikan sapi tersebut yakni PT Lembu Andalas Langkat (LAL), PT Juang Jaya Abadi (JAJ), PT RAM di Pekan Baru dan PT Eldira di Asahan." Kemungkinan ini tidak hanya terjadi di Kota Binjai tapi hampir semua kota di Sumut," katanya.

Kusmiardi mengemukakan pedagang di Binjai setiap harinya harus memenuhi kebutuhan sebanyak 20 hingga 30 ekor sapi Australia. "Pasokan sapi akan diberikan, jika kami memotong hewan itu di RPH milik swasta seperti ada di daerah Kampung Lalang Tanah Asli," ungkapnya.

Padahal, katanya, pilihan untuk membawa ke RPH swasta akan menambah biaya operasional pedagang sapi karena jauhnya jarak RPH tersebut dari tempat para pedagang. "Pedagang juga akan semakin repot dengan jarak yang jauh, khawatir kualitas daging akan berbeda dan ini semakin merugikan," imbuhnya

Selama ini, dia mengatakan, kalau memotong di RPH Binjai, pedagang mengeluarkan biaya retribusi sebesar Rp 46.000 perekor dimana didalamnya sudah termasuk untuk biaya air, pemeriksaan kesehatan dan pemotongan.

Menurutnya, RPH Binjai sudah memenuhi standar pemotongan dan jaminan kehalalan dari Majelis Ulama Indonesai (MUI). Jadi, tidak ada alasan untuk melarang pedagang memotong sapi di RPH. “Tuduhan dari Australia itu tidak benar dan ini bukan hanya merugikan pedagang tapi juga nama baik bangsa Indonesia," tegasnya.

Aliaman, tukang kupas kulit sapi di RPH Binjai yang beberapa photo dirinya ada diambil oleh pihak  NGO dari Austalia saat melakukan pengambilan video pemotongan yang kini disiarkan televisi Australia, mengaku ia dan rekan-rekannya tidak ada melakukan pemotongan sapi impor secara brutal dengan mencabut kuku atau mencongkel mata." "Sapinya tidak dibanting, tapi direbahkan dengan kaki diikat sebelum akan disembelih. Kalau pemotongan kuku dan pencongkelan mata juga tidak pernah dilakukan," katanya. ***(*dtf/yuni naibaho)

Rumah Potong Hewan Protes Pasokan Sapi Distop  

Australia menghentikan pasokan sapi hidup ke rumah potong hewan di Indonesia yang teridentifikasi telah menyiksa sapi negara itu. Rumah potong hewan Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Banten, adalah salah satu yang dihentikan pasokannya.


 


KARKAS SAPI

Herman, pengelola rumah potong hewan Kelurahan Gondrong, Senin (6/6), mengatakan, pihaknya yang biasa memotong 50 ekor sapi Brahman Cross asal Australia, kini hanya mengandalkan sapi lokal. Lantaran itu, ia memprotes atas penghentian pasokan sapi. Sebab, fasilitas gedung dan alat pemotong hewan di rumah potong ini berasal dari Australia.

Hal serupa juga terjadi di rumah potong hewan Kompleks Mabar Belawan, Medan, Sumatra Utara. Sejak berita itu beredar, rumah potong yang biasanya menyembelih 35 ekor sapi per hari kini hanya memotong 13 hingga 15 ekor sapi saja.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam tayangan Four Corners ABC pada 30 Mei lalu terlihat ada penyiksaan terhadap sapi asal Australia pada proses penyembelihan di 12 rumah potong hewan di Indonesia. Di sana terlihat mata sapi dicungkil, ekor dipatahkan, dan tenggorokan dipotong. "Kekejaman pada hewan Australia tidak dapat diterima," kata pimpinan LiveCorp Cameron Hall [baca: Australia Terganggu Penanganan Sapi Potong di Indonesia].

Pemberhentian eskpor sapi hidup ke Indonesia sebenarnya ditentang Federasi Petani Australia Barat (WA Farmers Federation). Presiden WA Farmers Federation Mike Norton mengatakan, pemberhentian ekspor tidak akan menyelesaikan masalah tersebut. Ia beranggapan Indonesia adalah pasar besar. Norton juga menyarankan pemerintah Australia menerapkan peraturan baru mengenai praktik penyembelihan sapi dari Australia [baca: Petani Australia Menentang Larangan Ekspor Sapi Hidup].(BOG)



Oleh sebab itu  perusahaan kami menyediakan mesin-mesin pemotong sapi dan design rumah potong hewan yang memenuhi standar “animal welfare” , sehingga dapat membantu para pengusaha rumah potong hewan memenuhi syarat rumah potong hewan yang benar.

Harga Restraining Box , alat potong sapi hydrolis :

1. Type Sederhana

2. Type Kokoh 

Alat Restraining Box kami dirancang dapat menggulingkan sapi dengan nyaman , sehingga mengurangi stress pada sapi. Sapi yang stress akan mengurangi  kualitas daging sapi.



ALAT POTONG SAPI


CONTACT PERSON
via sms:

0857-89051401


(bpk Tommy)

Ibu Rudy 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar